Cara Membeli Mainan yang Aman untuk Anak

Cara Membeli Mainan yang Aman untuk Anak

Cara Membeli Mainan yang Aman untuk Anak – Anak-anak dapat bersenang-senang bermain dengan mainan mereka. Namun, penting untuk diingat bahwa keselamatan harus selalu didahulukan. Setiap tahun ribuan anak terluka oleh mainan.

Baca terus untuk mengetahui apa yang harus dicari saat membeli mainan dan bagaimana beberapa ide sederhana untuk penggunaan yang aman seringkali dapat mencegah cedera.

Mencegah cedera dari mainan

Sebagian besar cedera akibat mainan adalah luka kecil, goresan, dan memar. Namun, mainan dapat menyebabkan cedera serius atau bahkan kematian. Ini terjadi ketika mainan berbahaya atau digunakan dengan cara yang salah.

10 tips membeli mainan

Berikut adalah tips untuk membantu Anda memilih mainan yang aman dan tepat untuk anak Anda.

1. Baca labelnya. Label peringatan memberikan informasi penting tentang cara menggunakan mainan dan usia berapa mainan itu aman. Pastikan untuk menunjukkan kepada anak Anda cara menggunakan mainan dengan cara yang benar.

2. Berpikir secara detail. Pastikan semua mainan dan bagiannya lebih besar dari mulut anak Anda untuk mencegah tersedak.

3. Hindari mainan yang menembakkan benda ke udara. Mereka dapat menyebabkan cedera mata yang serius atau tersedak.

4. Hindari mainan yang keras untuk mencegah kerusakan pendengaran anak Anda. Lihat 10 Tips Menjaga Pendengaran Anak Anda Selama Liburan.

5. Carilah boneka mainan yang dibuat dengan baik. Pastikan semua bagian terpasang kencang dan jahitan serta tepinya aman. Itu juga harus bisa dicuci dengan mesin. Lepaskan pita atau tali yang longgar untuk menghindari tercekik. Hindari mainan yang memiliki butiran kecil seperti kacang atau isian yang dapat menyebabkan tersedak atau mati lemas jika tertelan.

6. Beli mainan plastik yang kokoh. Mainan yang terbuat dari plastik tipis dapat dengan mudah pecah.

7. Hindari mainan dengan bahan beracun yang bisa menyebabkan keracunan. Pastikan labelnya bertuliskan “tidak beracun”.

8. Hindari perlengkapan hobi dan perlengkapan kimia untuk anak di bawah 12 tahun. Mereka dapat menyebabkan kebakaran atau ledakan dan mungkin mengandung bahan kimia berbahaya. Pastikan anak Anda yang lebih besar tahu cara menangani mainan semacam ini dengan aman.

9. Mainan listrik harus “UL Disetujui.” Periksa labelnya untuk memastikan.

10. Berhati-hatilah saat membeli mainan boks bayi. Benda lunak, alas tidur longgar, atau benda apa pun yang dapat meningkatkan risiko jebakan, mati lemas, atau tercekik harus dijauhkan dari buaian. Mainan boks gantung apa pun (ponsel, boks bayi) harus berada di luar jangkauan bayi Anda dan harus dilepas saat bayi Anda pertama kali mulai mendorong ke atas dengan tangan dan lututnya atau saat bayi berusia 5 bulan, mana saja yang terjadi lebih dulu. Mainan ini bisa mencekik bayi. Lihat Mengurangi Risiko SIDS & Mati lemas.

Memilih mainan yang tepat untuk usia yang tepat

Rekomendasi usia pada mainan dapat membantu, karena menawarkan panduan sebagai berikut:

– Keamanan mainan (misalnya, jika ada kemungkinan bahaya tersedak)

– Kemampuan seorang anak untuk bermain dengan mainan

– Kemampuan seorang anak untuk memahami cara menggunakan mainan

– Kebutuhan dan minat pada berbagai tingkat perkembangan anak

Informasi penting tentang mainan yang ditarik kembali

Salah satu tujuan Komisi Keamanan Produk Konsumen (CPSC) adalah untuk melindungi konsumen dan keluarga dari mainan berbahaya. Ini menetapkan aturan dan pedoman untuk memastikan produk aman dan mengeluarkan penarikan produk jika ditemukan masalah. Mainan ditarik kembali karena berbagai alasan termasuk kadar timbal yang tidak aman, bahaya tersedak atau kebakaran, atau masalah lain yang membuatnya berbahaya. Mainan yang ditarik harus segera dihapus. Jika menurut Anda anak Anda telah terpapar mainan yang mengandung timbal, tanyakan kepada dokter anak Anda tentang pengujian kadar timbal dalam darah.